Showing posts with label Office. Show all posts
Showing posts with label Office. Show all posts

30.10.10

IF Bercabang

IF bercabang adalah fungsi IF dimana terdapat fungsi IF yang lainnya di dalam
sebuah sebuah fungsi IF yang lain. Contoh, mengambil contoh dari sel A1 di atas, kita
bisa membuat percabangan dari fungsi IF:
· Jika angkanya adalah dibawah 30, maka yang akan ditampilkan oleh sel B1
adalah “C”.
· Jika angkanya adalah 31 – 60, maka yang akan ditampilkan oleh sel B1 adalah
“B”.
· Jika angkanya adalah 61 ke atas, maka yang akan ditampilkan oleh sel B1
adalah “A”.
Fungsi IF-nya ± sebagai berikut:
=IF(A1<31,"C",IF(A1<61,"B",IF(A1>=61,"A","")))
Penjelasan:
· Bagian pertama: adalah jika bilangan di sel A1 adalah lebih kecil dari 31
(yaitu 30 dan seterusnya ke bawah), maka nilai yang menjadi “output” dari sel
B1 adalah huruf “C”.
· Bagian kedua: jika bilangan yang berada di sel A1 bernilai kurang dari 61 (60
sampai 31, karena untuk 30 ke bawah sudah ada dalam kondisi yang pertama),
maka sel B1 menunjukkan huruf “B”.
· Bagian ketiga: bilangan bernilai lebih besar atau sama dengan 61,maka yang
di tunjukkan oleh sel B1 adalah huruf “C”.
Berikut contohnya:

Satu hal yang bisa saya katakan dari fungsi – fungsi di Excel adalah: Anda bisa membuat
fungsi – fungsi itu bekerja sesuai yang diharapkan. Menurut saya, yang paling penting
adalah sintak (format penulisan) dari hasil yang ingin Anda peroleh. Sintak yang ditulis
haruslah sintak dimana hasilnya dapat diterima oleh fungsi tersebut. Misalnya, dalam
fungsi IF, nilai yang dapat diterima adalah true. Begitu juga fungsi – fungsi yang lainnya.

23.10.10

FUNGSI IF DALAM EXCEL

IF adalah salah satu dari banyak sekali fungsi dalam MS Excel yang bertujuan
“mengenali” paling tidak 2 (dua) buah kondisi. Kondisi pertama adalah kondisi true. Apa
itu kondisi true? Yaitu, jika kondisi yang dimaksudkan oleh user terpenuhi. Kondisi
kedua adalah kondisi false, yaitu jika kondisi yang dimaksudkan oleh user tidak
terpenuhi. Untuk mempermudah pengertiannya, berikut contohnya:








Di sini, kita memasukkan fungsi untuk 2 kondisi. Yang pertama adalah, jika sel
A1 memiliki nilai yang lebih besar dari 50. Yang kedua, adalah jika sel A1 bernilai selain
dari itu, yaitu 50 kebawah. Sekedar catatan, kondisi kedua ini sering disebut sebagai else.
Dalam hal ini, ketika fungsi IF di jalankan, nilai yang dihasilkan adalah true, karena saam
dengan kondisi yang telah “disebutkan” oleh user. Jika saja, sel A1 bernilai lebih kecil
atau sama dengan 50, maka yang terjadi adalah kondisi false seperti di bawah: 

18.9.10

Membuat Numbering dan Bullet

Membuat Numbering
1. Pilih teks baris ke dua dokumen.
2. Klik icon
 pada ribbon paragraph, kemudian pilih jenis Number Aligment left.


4. Tekan tombl Ctrl + B.
5. Lakukan untuk teks yang mempunyai fomat numbering yang sama.

Membuat Bullet
1. Pilih teks “Jangan terlalu panjang” kemudian tekan Ctrl pilih teks “Jangan memilih nama …… “.
2. Klik icon menu Bullet pada ribbon paragraph > Define New Bullet

3. Pada kotak dialog yang muncul klik Symbol.
4. Ganti font menjadi Wingdings , kemudian pilih jenis simbolnya, klik OK, kemudian klik tombol OK kembali.

17.9.10

Membuka dan Edit Dokumen Yang Telah Disimpan

Membuka Dokumen Yang Telah Disimpan.
1. Klik Office Button > Open.
2. Pada kotak dialog yang muncul, pilih folder yang akan dibuka filenya yaitu folder “Documents”.
3. Pilih nama filenya “Tips Nama Cantik”.
4. Klik tombol Open.
5. Setelah file terbuka, coba Klik drag pada teks untuk memilih bebas.
6. Sekarang Double klik untuk memilih satu kata.
7. Coba klik tiga kali pada paragraf untuk memilih satu paragraf.
8. Sekarang coba Ctrl+klik di awal kalimat untuk memilh satu kalimat.
9. Kemudian tekan Ctrl+A pada keyobard untuk memilih semua teks dalam dokumen.

Memindahkan Dan Menduplikasi Teks.
1. Pilih/seleksi paragraf 1, klik icon cut (Ctrl+X) pada tab ribbon clipboard.
2. Letakkan kursor diakhir dokumen. Kemudian Klik icon Paste (Ctrl + V).
3. Untuk menduplikasi teks/ mengkopi, pilih paragraf terakhir, klik icon Copy (Ctrl +C).
4. Letakkan kursor di bawah baris ke 2.
5. Kemudian klik icon Paste (Ctrl + V).

Memformat Huruf/Font.
1. Pilih judul dokumen, klik pada bagian tab ribbon font, pilih jenis huruf (font) Century , ukuran huruf (Size) 14, klik icon Style huruf (Ctrl+B, Ctrl+I, Ctrl+U).
2. Klik icon menu Change Case, ganti bentuk huruf menjadi UPPERCASE.
3. Untuk membuat efek huruf, klik icon menu font.
4. Pada kotak dialog yang muncul, centang Shadow pada bagian Effect, klik tombol OK.

Mengatur Perataan Paragraf.
1. Teks judul masih dalam keadaan terpilih, pada bagian paragraph, klik icon rata tengah (Ctrl+E). Coba lakukan untuk paragraf yang lain sesuai dengan contoh dokumen kita, rata seimbang (Ctrl +J), rata kiri (Ctrl+L), rata kanan (Ctrl+R). Font Size selain judul 12.

Menutup Dokumen Kerja

13.9.10

Cara Menyimpan Dokumen Kerja

  1. Setelah teks selesai anda ketik, klik Office Button.
  2. Pilih Save atau Save As (untuk menyimpan dengan nama yang beda dengan nama sebelumnya).
  3. Pilih Word Document.
  4. Pada windows yang muncul, pilih folder Document, ketikkan nama filenya pada File name “Dokumen Latihan 1”. Pilih Word Document pada Save as type.
  5. Klik tombol Save.

Membuat Dokumen Baru Dalam Microsoft Word 2007

1. Klik Office Buttom > New.
2. Pada Kotak Dialog yang muncul Pilih > Blank Document > klik tombol Create.

3. Untuk membuat dokumen baru dari Templates, pilih pada bagian kelompok Templates, Klik Tombol Create.
4. Pada windows yang muncul, letakkan kursor dimana anda akan mulai mengetik.

Mengaktifkan Menu-Menu Pada Microsoft Word 2007

Keterangan :
  1. Untuk mengaktifkan Menu Home, coba anda klik tab Menu Home pada tab menu atau tekan Alt+H, perhatikan ribbon menu yang tampil.
  2. Untuk mengaktifkan Menu Insert, coba anda klik Menu Insert pada tab menu atau tekan Alt+N, perhatikan ribbon menu yang tampil.
  3. Untuk mengaktifkan Menu Page Layout, coba anda klik tab Menu Page Layout pada tab menu atau tekan Alt+P, perhatikan ribbon menu yang tampil.
  4. Untuk mengaktifkan Menu References, coba anda klik tab Menu References pada tab menu atau tekan Alt+S, perhatikan ribbon menu yang tampil.
  5. Untuk mengaktifkan Menu Mailing, coba anda klik tab Menu Mailing pada tab menu atau tekan Alt+M, perhatikan ribbon menu yang tampil .
  6. Untuk mengaktifkan Menu Review, coba anda klik tab Menu Review pada tab menu atau tekan Alt+R, perhatikan ribbon menu yang tampil.
  7. Untuk mengaktifkan Menu View, coba anda klik tab Menu View pada tab menu atau tekan Alt+W, perhatikan ribbon menu yang tampil.
  8. Untuk mengaktifkan Menu Design, coba anda klik tab Menu Design pada tab menu atau tekan Alt+J kemudian tekan T, perhatikan ribbon menu yang tampil.
  9. Untuk mengaktifkan Menu Layout, coba anda klik tab Menu Layout pada tab menu atau tekan Alt+J kemudian tekan L, perhatikan ribbon menu yang tampil.
Tip : Jika mouse anda terdapat tombol scrollnya, maka anda dapat berpindah dari satu menu ke menu lainnya dengan menggeser tombol scroll yang ada pada mouse anda.

12.9.10

Pengenalan Interface/Tampilan Microsoft Word 2007 dan Cara Menjalankannya

Langkah Detailnya :
1. Klik tombol Start > All Program > Microsoft Office > Microsoft Office Word 2007.
2. Pada windows Microsoft Word 2007 yang muncul, terdapat beberapa tampilan sebagai berikut (tunjukkan dengan mouse anda masing–masing komponen berikut) :
- Office Button
- Quick Access Toolbar
- Title Bar
- Tabmenu Ribbon
- Ribbon
- Status Bar
- Horizontal Scroll Bar
- Vertical Scroll Bar
- Document Area