15.9.10

Page

Begitu anda masuk lingkungan interface Coreldraw, anda akan menemui tampilan seperti pada
gambar dibawah ini. Untuk membuat file baru dapat dilakukan melalui Menu File > New .
Dalam keadaan seperti ini maka tool yang aktif adalah Pick Tool dan tidak ada obyek yang
terpilih sehingga property bar akan berisi property dari halaman yang sedang ditampilkan. Dari sini anda dapat menentukan ukuran Page (dalam kaitannya dengan output printer), orientasi page,
dan hal- hal lain yang sifatnya mendasar, seperti (gambar, dari kiri ke kanan):
  1. Ukuran kertas, Pilih sesuai dengan keinginan. Bila yang diinginkan tidak ada dalam daftar,pilih 'custom', atau langsung mengisi spesifikasi pada field berikutnya.
  2. Spesifikasi ukuran lebar/ tinggi kertas, Isi dengan lebar dan tinggi kertas yang diinginkan. Bila di-print pada kertas yang ukurannya lebih besar dari spesifikasi, crop-mark dapat ditambahkan untuk menandai di mana harus memotong.
  3. Orientasi vertikal/ horizontal,
  4. Perubahan terhadap semua halaman/ satu halaman saja,
  5. Nudge distance, Nudge adalah memindahkan obyek dengan memilih obyek yang dimaksud, lalu memindahkannya dengan tombol directional pada keyboard. Setting nudge menentukan seberapa jauh obyek tersebut berpindah jika tombol ditekan satu kali. Shift+ Directional = supernudge, yaitu sekian kali nudge, tergantung setting pada options. Secara default, supernudge = 2x nudge. Directional Buttons
  6. Duplicate horizontal/ vertical distance, Dalam Coreldraw, penggandaan obyek dapat dilakukan dengan banyak cara, mulai dari cara klasik yaitu copy- paste, hingga yang paling mudah, yaitu dengan menekan tombol [+] pada keyboard. Keduanya menghasilkan duplikat pada posisi yang sama dengan aslinya. Duplicate adalah menggandakan obyek dengan menekan [ctrl+ D], menghasilkan duplikat dengan posisi tertentu, relatif terhadap aslinya. Posisi ini tergantung dari dua hal. Pertama adalah setting duplicate distance secara horizontal dan vertikal. Kedua, jika duplikat pertama mengalami transformasi (rotate, move, skew, dsb...), Maka duplikat berikutnya akan mengalami transformasi yang sama. Sebagai contoh, jika setting duplicate distance x= 2mm dan y= 3mm, maka jika benda (A) yang memiliki koordinat posisi (xA, yA) di- duplicate [ctrl+ D], maka akan timbul duplikat A(kita sebut A') pada posisi ((xA+ 2), (yA+ 3)). Jika pada (A') dilakukan transformasi, misalnya di- rotasi sebanyak 30 derajad, maka jika (A') di- duplicate dengan [ctrl+ D], yang muncul bukan duplikat dari (A') maupun (A), tapi (A'') yang merupakan duplikasi dari (A') yang sudah di- transform/ di- rotate sebanyak 30 derajad (total= 60 derajad thd (A)). A A' A''
  7. Snap to grid/ to guideline/ to objects, Snap adalah memerintahkan komputer untuk memindahkan obyek atau bagian dari obyek yang sedang dipindahkan posisinya, ke snap point terdekat. Untuk snap to grid, pastikan grid sudah terlihat. Jika belum, aktifkan via menu view> grid, dan kemudian pilihlah setting grid yang diinginkan via menu tools> options> document> grid. Setelah itu, aktifkan snap to grid sehingga semua aktifitas pembuatan obyek dan transformasi akan terpengaruh snap. Untuk snap to guideline, pertama pastikan ruler yang ada di sisi atas dan kiri bidang kerja sudah terlihat. Jika belum, aktifkan via menu view> rulers. Setelah itu tariklah ruler ke bidang kerja, sehingga timbul guideline. Setting guideline dapat dilihat pada menu tools> options> document> guideline. snap to guideline siap diaktifkan. Untuk snap to objects, cukup aktifkan fungsi ini, lalu cobalah untuk menempelkan dua persegi empat seperti pada contoh, dengan dan snap to objects. Tentunya akan terasa berbeda. Sebetulnya diperlukan snap- points tertentu pada obyek panduan, dalam arti snap tidak dapat dilakukan terhadap sembarang bagian dari obyek panduan. Mengenai di mana saja tepatnya, ini akan kita pelajari pada bab- bab selanjutnya mengenai anatomi obyek.
  8. Draw complex objects, Untuk mesin dengan spesifikasi rendah, coreldraw menyertakan beberapa opsi. Salah satu diantaranya adalah opsi untuk mengurangi detail obyek pada saat translasi (move) dan transformasi. Secara default, draw complex objects dalam keadaan aktif. Non- aktifkan bila anda merasa mesin anda termasuk yang ber- performa rendah.
  9. Treat as filled, Memilih atau menseleksi obyek dapat dilakukan dengan menunjuk obyek yang dimaksud dengan pick tool. Namun perlu diketahui bahwa ada obyek yang tertutup terisi, tertutup tanpa isi, dan ada obyek yang terbuka. Memilih obyek yang terbuka dan yang tanpa isi agak sulit karena harus tepat pada garis luar (outline)- nya. Itupun bila ada. Untuk mempermudah memilih obyek terbuka, aktifkan opsi treat as filled agar memilihnya menjadi semudah memilih obyek terisi. Tertutup / Terisi Tanpa isi/ Terbuka
  10. Options Meng- akses options di sini sama dengan meng- aksesnya melalui menu tools> options. Di sini pengguna dapat menentukan sendiri banyak setting untuk Coreldraw, baik untuk dokumen ini saja, maupun untuk seluruh session Corel draw berikutnya. Contoh lain dari isi property bar, adalah untuk zoom tool. Pilihlah icon zoom tool dari toolbox. Tampak isi dari property bar berubah, menyesuaikan diri dengan tool yang terpilih. Zoom tool sendiri mengganti fungsi cursor, sehingga dimana anda meng-click, tampilan akan diperbesar di tempat tersebut (zoom in). Anda juga dapat menggantikannya dengan melakukan drag sehingga daerah yang tampak menjadi lebih spesifik. Sebaliknya, bila anda menginginkan zoom out, anda dapat menggunakan tool/ cursor yang sama, namun melakukan click/ drag dengan tombol kanan mouse, atau tetap dengan tombol kiri, sambil menahan [shift]. 
 Zoom Tool/Panning Tool (H)
  1. Zoom Tool/Panning Tool [H]
  2. Zoom In/Out [F3]
  3. Zoom Actual Size
  4. Zoom To Selection (shift + [F2])
  5. Zoom To All Objects [F4]
  6. Zoom To Page (shift + [F4])
  7. Zoom To Page Width
  8. Zoom To Page Height
  9. View Manager (ctrl + [F2])

Berikut spesifikasi property bar untuk zoom tool:
(1) Zoom Tool/Panning Tool (H)
Zoom tool, seperti sudah dijelaskan. Shortcut keyboard yang dapat digunakan di sini adalah [F2]
untuk meng- akses zoom tool secara cepat, tanpa property bar zoom tool.
Panning [H] adalah menggeser area kerja yang tampak, dan melihat bagian lain, tanpa merubah
nilai zoom (zoom state). Lakukan drag dengan panning tool, atau tanpa memilih panning tool,
anda juga dapat melakukan ini dengan menekan directional buttons pada keyboard sambil
menahan [alt].
(2) Zoom In/Out
Perhatikan bahwa untuk zoom out, anda cukup menekan [F3] kapan saja. Jika anda menginginkan
shortcut keyboard untuk zoom in, tentukan sendiri melalui menu tools> options> customize>
shortcut keys> view& display> zoom& pan> zoom in.
(3) Zoom Actual Size
Untuk men- zoom area kerja menjadi se- ukuran sebenarnya. Perhatikan setting resolution pada
options; secara default dianggap 300dpi. Ini akan mempengaruhi zoom actual size.
(4) Zoom To Selection (shift + [F2])
Pilihlah satu atau beberapa obyek, kemudian tekan tombol ini untuk menyesuaikan tampilan di
layar. Secara cepat, tanpa meng- akses zoom tool, setelah memilih obyek yang dimaksud, tekan
(shift + [F2]). Untuk memilih beberapa obyek, klik satu obyek, tahan tombol [shift], lalu klik
obyek lainnya. Cara lainnya yaitu men- drag cursor pick tool.
(5) Zoom To All Objects [F4]
Obyek bisa berada di luar bidang gambar, atau bisa juga berada di dalam area gambar, namun
ukurannya kecil sekali. Bila anda membutuhkan view yang nyaman untuk bekerja, fungsi ini
merupakan salah satu pemecahannya. Alternatif lainnya adalah dengan menekan [F4] atau
double- click icon zoom tool.
(6) Zoom To Page (shift + [F4])
Untuk melihat tampilan gambar terhadap page, gunakan fungsi ini.
(7) Zoom To Page Width
(8) Zoom To Page Height
Masing- masing untuk melakukan zoom sesuai lebar dan tinggi page yang telah ditentukan
sebelumnya.
(9) View Manager (Ctrl + [F2])
Mengaktifkan fungsi ini akan memunculkan sebuah
docker di sebelah color pallettes dengan nama view
manager, yang memungkinkan Anda menyimpan satu
atau beberapa view yang sering digunakan, untuk
kemudian di- load dengan cepat, sehingga anda tidak
perlu melakukan zoom (in maupun out) ke daerah yang
sama berkali- kali.

No comments:

Post a Comment