2.3.11

Contoh Laporan Kuliah Kerja Nyata (KKN)


LAPORAN KULIAH KERJA NYATA (KKN)
DI SMA ISLAM RAUDLATUL FALAH
BERMI GEMBONG PATI


BAB I
PENDAHULUAN

A.    Latar Belakang
Program KKN-PPL adalah program kegiatan yang memadukan antara program kegiatan kuliah kerja nyata dengan program kegiatan praktik pengalaman lapangan. Kedua program tersebut merupakan kegiatan yang terpadu sehingga pelaksanaan kegiatannya saling terintegrasi dan saling mendukung satu dengan yang lainnya. Tujuan yang ingin dicapai kedua program terpadu tersebut yaitu mengembangkan kopetensi mahasiswa sebagai calon pendidik atau tenaga kependidikan.
Dengan wahana Kuliah Kerja Nyata (KKN) ini, mahasiswa diharapkan dapat mengaktualisasikan disiplin ilmu yang masih dalam tataran teoritis terhadap realisasi praktis dengan bentuk pengabdian dan pendampingan langsung kepada masyarakat, di samping penelitian yang dilakukan sebagai usaha pengembangan ilmu yang didapat sebelumnya. Selain itu, Kuliah Kerja Nyata (KKN) juga memiliki keterampilan dalam mengatasi dan mengeliminir masalah-masalah yang terjadi di tengah masyarakat sebagai media untuk belajar membangun hubungan yang integral dalam komunitas masyarakat, sebagai obyek utama yang akan dihadapi kelak setelah menyelesaikan studi.
Walaupun pengabdian merupakan bentuk konkrit dari Trias Akademika, dengan keterbatasan waktu dan materi, Kuliah Kerja Nyata (KKN) belumlah cukup untuk dijadikan target pengabdian yang sebenarnya. Namun yang terpenting di sini adalah kita harus bisa menjadikan pendidikan sebagai suatu prioritas utama bagi peserta KKN dengan menyeleksi berbagai pengalaman, mulai dari berusaha untuk beradaptasi, bersosialisasi, dan saling membantu dalam menjalankan berbagai program kerja hingga memberikan solusi terhadap problematika yang timbul dalam internal peserta KKN maupun dalam komunitas siswa yang majemuk di sekolah. Hal ini dikarenakan permasalahan dalam era pembangunan ini sangat komplek. Maka perlu adanya penanggulangan secara pragmatis dengan keterlibatan aksi mahasiswa dalam Kuliah Kerja Nyata (KKN) yang signifikan dengan tujuan melatih para calon sarjana untuk bekerja dengan baik dalam penanggulangan permasalahan secara sistematis dan terarah.
Dengan demikian peserta KKN dapat mengevaluasi dan mengukur akan kekurangan dan kelebihan masing-masing, paling tidak dari pengalaman tersebut akan menjadi tolak ukur dan pembelajaran dalam mempersiapkan generasi Ilmu Pengetahuan yang mampu berperan aktifdalam membangun kehidupan masyarakat pendidikan yang dinamis, kreatif, dan berpola pikir modern.

B.     Tujuan Kulaih Kerja Nyata (KKN)
Tujuan khusus Kuliah Kerja Nyata (KKN) dapat dirumuskan sebagai berikut :
            1.      Mengintegrasikan mahasiswa dengan masyarakat, antara lain dengan penyuluhan hukum sehingga hukum-hukum Islam dapat diamalkan sebagaimana mestinya.
            2.      Memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk berlatih memecahkan berbagai  masalah kemasyarakatan secara langsung dan praktis, khususnya dalam masalah yang  bertalian dengan disiplin ilmu yang ditekuninya.
            3.      Memberikan kesempatan kepada mahasiswa agar berpengalaman mendiskripsikan dan merealisasikan rasa ingin tahu (curiosity) mereka melalui prosedur yang sistematis, yaitu dengan melakukan observasi, identifikasi masalah, perumusan- perumusan program, realisasi program, evaluasi dan penyusunan program.
            4.      Merealisasikan Dharma pengabdian pada masyarakat dengan melibatkan pada mahasiswa secara langsung, pada kurun waktu tertentu di bawah bimbingan sejumlah Dosen untuk mendampingi masyarakat dalam memecahkan masalah- masalah yang mereka hadapi.
            5.      Instrumen pengukuran kemampuan mahasiswa dalam mengaplikasikan ilmu pengetahuan yang diperoleh dari kampus di tengah-tengah kehidupan masyarakat.

BAB II
PELAKSANAAN

Demi kelancaran pelaksanaan kegiatan KKN-PPL pada tanggal 29 Juli sampai 30 November 2010, maka diperlukan adanya persiapan - persiapan yang matang. Persiapan KKN-PPL terwujud dalam kegiatan pembekalan. Tahap I, dengan materi “Orientasi Pelaksaan Pengajaran Mikro dan Pelaksanaan Observasi di Sekolah atau Lembaga” serta penyusunan program. Tahap II, dengan materi “Pengembangan Wawasan dan Teknis Pelaksanaan KKN-PPL”.
A.    Pembekalan tahap I
1.      Pengajaran Mikro
Mahasiswa yang akan mengikuti KKN-PPL diwajibkan mengikuti mata kuliah Pengajaran Mikro atau Micro Teaching yang diadakan pada semester 6. Kegiatan Pengajaran Mikro dilakukan oleh mahasiswa secara berkelompok dibawah bimbingan seorang dosen pembimbing lapangan atau (DPL). Pada pengajaran mikro mahasiswa berlatih untuk menjadi guru dan mahasiswa lainnya menjadi siswa. Setiap mahasiswa minimal praktek mengajar 3-4 kali. Selain praktek mengajar mahasiswa juga berlatih membuat administrasi guru seperti program tahunan, program semester, perhitungan waktu, silabus, dan RPP.
2.      Observasi
Observasi dilakukan oleh mahasiswa KKN-PPL pada bulan November ketika kegiatan Pembelajaran Mikro berlangsung. Observasi terbagi menjadi dua. Observasi I yaitu observasi lapangan meliputi observasi kondisi sekolah dan organisasi sekolah. Observasi I yaitu observasi kelas meliputi pelaksanaan kegiatan belajar mengajar (KBM) Bahasa Arab di kelas – kelas yang ditunjuk oleh Guru Pembimbing KKN – PPL Sekolah dengan melihat secara langsung kegiatan belajar mengajar (KBM) yang dilakukan oleh guru bidang studi sesuai disiplin ilmunya masing-masing untuk dianalisis proses, metode pembelajaran yang digunakan, administrasi guru dan mobilitas siswa selama pembelajaran di kelas dan di luar kelas.
Observasi yang dilakukan praktikan adalah :
a.       Observasi Kondisi Sekolah
Observasi kondisi sekolah dilaksanakan dengan cara pengamatan secara langsung terhadap kondisi fisik sekolah. Dari observasi ini didapatkan data tentang kondisi fisik sekolah, potensi siswa, potensi guru, potensi karyawan, fasilitas KBM, perpustakaan, laboratorium, BK, bimbel, ekstrakulikurer, OSIS, UKS, dll.
b.      Observasi proses pembelajaran
Kelas yang diobservasi oleh praktikan adalah kelas XII IPA dengan guru pembimbing Bapak Noor Shokhib, S.Pd.I dan kelas XII IPS dengan guru pembimbing Bapak Ali Nur Sa’id, S.Ag.M.S.I. Keduanya pada jam mata pelajaran Bahasa Arab. Berdasarkan observasi dikelas dan observasi peserta didik, didapatkan data mengenai perangkat pembelajaran yang digunakan, proses pembelajaran kelas dan karakter siswa.
3.      Penyusunan Proposal dan perumusan proposal
Berdasarkan hasil observasi kondisi sekolah dan observasi pembelajaran dikelas, maka praktikan menyusun proposal KKN-PPL dan merumuskan program KKN-PPL.
B.     Pembekalan tahap II
Pembekalan tahap II diadakan menjelang pelaksanaan KKN-PPL, mahasiswa memperoleh pembekalan yang dilaksanakan di kampus. Materinya meliputi materi untuk pengembangan wawasan mahasiswa, teknik KKN-PPL tentang pelaksanaan pendidikan yang relevan dengan kebijakan bidang pendidikan.
C.    Pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata ( KKN)
Program Kerja KKN Program Studi Pendidikan Bahasa Arab dan Program utama
1.      Pengadaan Buku Bahasa Arab
Tujuan                         : Menambah reverensi buku Bahasa Arab
Sasaran                        : Siswa SMA Islam Raudlatul Falah
Target                          : Buku referensi guru dan siswa bertambah
Tempat                        : Perpustakaan
Waktu                                     : November 2010
Dana                            : Rp. 100.000.00
Peran mahasiswa         : Pelaksana kegiatan
Faktor pendukung       : Adanya banyak buku yang layak sebagai pendukung kegiatan belajar mengajar
Faktor penghambat     : Kesulitan penentuan buku yang sesuai dengan materi yang diberikan oleh guru
Solusi                          : Konsultasi dengan guru.
Hasil                            : Dua buku tentang Bahasa Arab dengan judul :
- Super Tips & Triks Bahasa Arab SMA
- Kamus Lengkap Bahasa Arab
2.      Pengadaan Buku Kumpulan Soal Bahasa Arab
Tujuan                         : Mempermudah dan memperlancar proses pembelajaran
Sasaran                        : Siswa SMA Islam Raudlatul Falah
Target                          : Menambah koleksi media pembelajaran dan meningkatkan kreatifitas belajar siswa
Tempat                        : Perpustakaan
Waktu                                     : November 2010
Dana                            : Rp. 50.000.00
Peran mahasiswa         : Pelaksana kegiatan
Faktor pendukung       : Internet
Faktor penghambat     : Sempitnya waktu yang dibutuhkan untuk mendownload, burning DVD dan printing data
Solusi                          : Full Time
Hasil                            : 1 Buku Kumpulan Soal
Dengan judul              : Kumpulan Soal Ebtanas Bahasa Arab
3.      Pengadaan Buku-buku Non Bahasa Arab yang menunjang KBM
Tujuan                         : Mempermudah dan memperlancar proses pembelajaran, meningkatkan kualitas (ESQ) dan keterampilan siswa
Sasaran                        : Siswa SMA Islam Raudlatul Falah
Target                          : Menambah koleksi media pembelajaran dan meningkatkan kreatifitas belajar siswa
Tempat                        : Perpustakaan
Waktu                                     : November 2010
Dana                            : Rp. 100.000.00
Peran mahasiswa         : Pelaksana kegiatan
Faktor pendukung       : Bazar Buku
Faktor penghambat     : Kesulitan mencari buku yang standar dengan tujuan pengadaan buku
Solusi                          : Mencari buku dengan judul – judul sederhana yang menarik perhatian siswa sekaligus dapat dijadikan acuan penunjang pelaksanaan pembelajaran Bahasa Arab
Hasil                            : 4 Buku Non Bahasa Arab dengan judul :
- Menjadi Guru Inspiratif
- Mengatasi anak- anak bermasalah
- Membangun Web Site Dinamis dan Interaktif dengan Ms. Office Frontpage 2003
- Agar HP bikin kamu masuk surga
D.    Program insidental
Program insidental mahasiswa dapat diuraikan sebagai berikut :
1.      Persiapan Proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPBD)
Persiapan Proses Penerimaan Peserta Didik Baru ( PPBD ) dilaksanakan sehari sebelum PPBD. Mahasiswa berperan aktif dalam penataan ruangan, kebersihan lingkungan dan ketertiban peserta didik selama PPBD.
2.      Pendampingan pra-MOS
Pendampingan pra-MOS dilaksanakan dengan pendampingan rapat OSIS. Semasa MOS Mahasiswa terjun langsung dalam kegiatan pendampingan MOS baik itu kegiatan lapangan seperti outbond, olahraga permainan dll ataupun kegiatan kelas seperti pembentukan organisasi kelas, LDK, doorprise dll. Pada kegiatan MOS ini saya berperan sebagai Sie PPPK. Kegiatan Sie PPPK yakni menyiapkan obat-obatan ringan dan menolong siswa yang sakit.
3.      Mengisi kekosongan kelas
Mengisi kekosongan kelas terlaksana dengan kegiatan mengajar mata pelajaran Bahasa Arab di kelas XII IPA dan XII IPS. Hal ini dikarenakan semua guru berhalangan mengajar karena ada acara IHT. Supaya setiap hari belajar dan jangan belajar hanya pada saat menjelang ulangan saja, memberikan gambaran pendidikan di Indonesia dalam film-film, memberikan aplikasi rumus-rumus Bahasa Arab dalam menjelaskan PR, menyuruh dan membimbing siswa mengerjakan soal di depan kelas. Mengisi kekosongan kelas juga dilaksanakan ketika guru tidak hadir yaitu dengan pemberian tugas yang diberikan oleh guru baik melalui piket ataupun individual.
4.      Mendampingi tadarus Al - Qur’an saat ramadhan
Pendampingan tadarus Al – Qur’an saat Ramadhan dilaksanakan dengan perwakilan dua orang mahasiswa setiap kelas.Pelaksanaan tadarus Al – Qur’an dimulai pukul 07.00 – 07.30 dan berjalan dengan lancar dan tertib.
5.      Pendampingan buka bersama
Acara buka bersama terselenggara atas kerja sama yang baik antara siswa, mahasiswa sponsor dan pihak sekolah. Dalam anggaran dana yang ada tercantum acara ini menghabiskan Rp. 1.000.000, 00. Acara ini meliputi pengajian, buka bersama dan Sholat Magrib bersama. Pendampingan dilaksanakan dengan pendampingan rapat OSIS, pengumuman ke kelas-kelas, kebersihan Musholla, presensi, pendampingan pengajian , buka bersama dan Sholat Magrib.
E.      Analisis Keterkaitan Program dan Pelaksanaannya
Selama pelaksanaan KKN-PPL, praktikan memperoleh banyak hal tentang bagaimana caranya menjadi guru yang profesional, bagaimana cara beradaptasi dengan linkungan sekolah, baik guru, karyawan, dan peserta didik serta bagaimana cara pelaksanaan kegiatan sekolah lainnya di samping mengajar.
Praktik mengajar di kelas yang telah ditentukan, yaitu kelas XII IPA telah selesai dilaksanakan pada Senin, 29 November 2010 dan XII IPS pada Selasa,30 November 2010. Dari praktik PPL ini praktikan memperoleh pengalaman belajar yang akan membentuk keterampilan seorang calon guru sehingga kelak menjadi guru yang profesional dan berdedikasi. Selain itu, pengenalan terhadap kondisi siswa saat ini juga sangat penting diperhatikan agar calon guru siap mental dalam menangani peserta didiknya sebelum diterjunkan ke sekolah yang mempunyai kebiasaan atau kebudayaan yang berbeda untuk proses pembelajaran di masa yang akan datang.

BAB III
PENUTUP

Program KKN-PPL adalah program kegiatan yang memadukan antara program kegiatan kuliah kerja nyata dengan program kegiatan praktik pengalaman lapangan.
Salah satu tujuan KKN adalah memberikan kesempatan kepada mahasiswa agar berpengalaman mendiskripsikan dan merealisasikan rasa ingin tahu (curiosity) mereka melalui prosedur yang sistematis, yaitu dengan melakukan observasi, identifikasi masalah, perumusan- perumusan program, realisasi program, evaluasi dan penyusunan program.
Demikianlah beberapa analisis yang dapat praktikan berikan selama pelaksanaan KKN-PPL di SMA Islam Raudlatul Falah. Meskipun secara umum hal tersebut tidak dapat seluruhnya terlaksana dengan baik dan tepat waktu, akan tetapi setidaknya praktikan sudah berusaha semaksimal mungkin menyelesaikan semuanya sebelum penarikan.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar